Petambak Udang Indramayu Butuh Penyuluh Perikanan
Selasa, 1 Agustus 2017 | 10:00 WIB

Brilian - Para petambak udang di Desa Cemara Wetan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat membutuhkan penyuluh perikanan, karena sudah sekian lama hasilnya terus menurun dan udang juga banyak yang mati.
"Kami menanam udang windu sudah puluhan tahun dan turun temurun dari orang tua, tapi pada akhir-akhir ini produksi selalu gagal," kata seorang petambak asal Desa Cemara Wetan, Kecamatan Cantigi Kabupaten Indramayu, Muhammad Taufik di Indramayu, Senin.
Dia mengharapkan pemerintah bisa memberikan penyuluh atau pendamping yang bisa mengetahui penyebab masalah kematian ini, karena sudah sangat lama para petambak udang merugi.
Taufik menceritakan pada 10 tahun lalu petambak disini banyak yang sukses, karena hasil dari memelihara udang windu sangat berhasil, tidak seperti sekarang.
"Kami ini membutuhkan pendampingan, yang biaa mengetahui penyebab turunya produksi udang di Desa kami," tuturnya.
Dia mempertanyaka kondisi itu apakah lahan yang sekarang ini sudah rusak atau adanya pencemaran air, dia dirinya tidak tahu, untuk itu pihaknya sangat berharap bisa dibantu.
"Apakah tanah kami rusak atau airnya tercemar, sehingga produksi terus menurun dan banyak dari kami merugi," katanya.
Senada dengan Taufik, seorang petambak udang Imam juga mengaku hasil udang terus menurun dan sering gagal panen untuk itu dipastikan setiap kali menanam maka akan banyak yang mati.
"Tapi keahlian kami hanya disini dan ini saja, kami tidak tahu apakah ada masalah pada airnya atau lahannya atau bibitnya, ini semua diluar kemampuan kami," kata Imam.
Sumber: Antara

